Teknologi sebagai Kawan Perempuan
P andemi baru-baru ini mengukuhkan bahwa teknologi semakin menguasai dunia. Apa-apa serba digital, penggunaan teknologi ada dimana-mana. Semua serba mudah, semua jadi lebih cepat. Dari segala penjuru dunia dengan ringkas terhubung. Karena akses komunikasi yang tinggal pencet-pencet tombol. Walhasil bumi seolah terasa selebar telapak tangan! Tak ada lagi cerita, kerepotan menghubungi handai taulan. Tak jua jadi alasan, susah mendapat ilmu dan berita. Bermacam-macam sumber informasi bertebaran di ‘udara’. Sebagai perempuan, teknologi mampu jadi solusi. Bahkan bagi yang menyandang gelar ibu rumahtangga, meski sebagian besar waktunya dihabiskan di rumah, itu tidak jadi masalah. Asal bijak menggunakan, teknologi benar-benar bisa jadi kawan. Namun jika tak ahli mempertimbangkan, ibu bisa jadi korban. Maka, ketika berkawan dengan teknologi, seorang perempuan terutama ibu dapat lebih mudah memenuhi kebutuhannya dalam bereksistensi dan berdinamika. Ibu juga bisa de...